Monday, October 13, 2008

Nepsong A/N Cintrong

"Kenapa ya dalam hubungan sejenis, ML itu kebanyakan dilakukan kayak suatu keharusan gitu?"
Aku jadi terngiang pertanyaan seorang teman perempuan yang tak mau dibilang lesbian beberapa waktu lalu mengenai mantan partner lesbinya yang menurutnya terlalu memaksakan diri harus ML padahal temanku itu belum merasa siap karena batinnya masih berperang antara benar atau kah salah perasaan -yang menurutnya- tak normal itu.

Sejauh kasus yang pernah kutemui pun demikian. Sepertinya BERCINTA -termasuk foreplay, klimaks bahkan anti klimaks- itu diibaratkan barang murah alias obralan, mentang-mentang sesama perempuan. Dirasa tak akan hamil meski dengan gaya jungkir balik bahkan salto sekalipun.

Keinget juga jawaban -kurang waras- dua perempuan -yang boleh dibilang cukup umur tapi kok nggak mutu- tentang topik yang sama.

Kenapa ML/hanya sebatas foreplay/apalah bentuknya, yang pasti bersentuhan kulit, entah itu kulit bibir atau kulit-kulit lainnya (asal bukan kacang kulit hehe) yang bagiku hanya bisa dilakukan pake hati untuk menuju tahap lebih dalam, ternyata bisa mereka lakukan tanpa status yang jelas? Dengan kata lain, belum GF an kok udah diijinin grepe2?

Berikut jawaban kedua orang -yang menurutku kurang waras- tersebut?

1. Karena sama-sama perempuan, jadi nggak bakalan ngaru! Gak kalong, begitu bahasa inggrisnya. Nggak rugi apapun kasarannya. Bener-bener jawaban yang kurang waras bukan?

Masih jawaban dari orang yang sama. Ia bilang ia foreplay dengan orang yang "dekat" dengannya -belum jadi GF- hanya untuk coba-coba. Makin membuatku mikir, ia ngebiarin tubuhnya diobok-obok hanya untuk coba-coba? Gila nggak?

2. Jawaban dari perempuan yang kedua lebih pake hati, tapi nggak bisa diterima akal sehat. Ia bilang ia mau bersentuhan kulit karna ia menyayangi perempuan itu, tapi untuk berhubungan lebih lanjut ia tak bisa. Dengan alasan bejibun ngeles sana sini. Dari yang tadinya masuk akal ampe masuk dengkul saking nggak masuk akalnya.

Logikanya, jika sudah tau kalau sebuah hubungan tak mungkin diteruskan, harusnya perempuan itu melarang alias tidak mengijinkan seseorang menyentuh tubuhnya, meski dihatinya menyimpan sayang pada orang tersebut.

Berdasar jawaban kedua perempuan diatas, aku jadi bertanya-tanya, bukankah yang mereka lakukan hampir sama saja dengan PEREK versi dunia belok? Hanya mungkin bedanya perek dibayar, sedang mereka tidak.

Aku sendiri dalam hal ini sebagai pihak PENGGEREPE -hehe gak tau istilahnya apa?- merasa jengah juga menemukan situasi dan pemikiran, apalagi kenyataan seperti itu.

Yaa... Semua orang memang punya persepsi masing-masing tentang BERCINTA yang katanya hanya bisa dilakukan karena sama-sama mau dan seyogyanya menjadi aktivitas sakral bagi dua manusia. Namun betapa munafiknya jika untuk alasan apapun mengatasnamakan hati dan kata sayang dibalik nafsu terselubung.

Menurut persepsi kalian, apakah sebutan paling layak bagi perempuan yang kuibaratkan dengan PEREK versi dunia belok diatas?

19 comments:

Cosmic Soulmate said...

Blm genap sejam tulisan ini kupajang, aku sdh mendapat kecaman dr slh satu perempuan diatas. Tadinya aku berniat utk menghapus tulisan ini, tp kupikir, apa yg kutulis bukanlah rekayasa. Semua yang kutulis diatas keluar dari mulutmu sendiri.
Beberapa hari lalu km mengakui sendiri bhw dl km hny coba2. Kalo skrg km nyalahin aku krn akulah km jd mau nglakuin itu, aku rasa tdk etis krn jika demikian adanya tentu hingga kini aku tak akan menyimpan semua memori ttgmu sbg sesuatu yg sakral dihatiku.
Aku hny menyoroti perilakumu, bkn alasan lain dibalik itu. Dan maaf jika tulisanku menyakitimu, tp sungguh, aku tdk ada niatan sdktpun spt itu.
Ttgmu yg tak ingin mengenalku lg, aku kembalikan lg pdmu krn persepsi tiap org tdklah sama. Yg jelas aku tdk ingin &tdk prnh brmaksud menyakiti. Aq hny mnulis realita. Tnpa mengurangi ato menambah.
Inti masalahnya bukan pada sebutan PEREK atau sejenisnya, tapi tentang pemikiran Anda akan bersentuhan secara fisik yang logikanya untuk memperdalam sebuah perasaan yang akan diteruskan sbg sbuah hubungan berstatus dan bkn hny coba2, apalagi jika mengatasnamakan rasa sayang dibalik nafsu membara. Itu saja! Peace ya, bu? Alvi bkn mau cr musuh kok!

Cosmic Soulmate said...

Blh pkr apa aja ttg Alvi, tp semoga perempuan masa laluku mengerti...:-)

Anonymous said...

Ahhh.... tulisannya menggelitik.

Anonymous said...

the problems of the body hehehehe, sulit diurai pada dasarnya, banyak persepsi dan perspektif hehehhe

Cosmic Soulmate said...

@jhnnbrkr: TQ dah mampir... Link balik ya...

@Ejrose: Yup... Mang bnyk skali persepsi dan perspektif... Nih dariku, kutunggu dari yang lain...

Anonymous said...

PEREK...sering terdengar saat Q naik KA bdg-sby-bywg, kata sadis untuk perempuan penjaja cinta, tapi PEREK ato PENGGEREPE dunia belok....????
2 orang yg sepakat melakukan pebuatan "sakral" atas nama apapun dan dg cara apapun, apakah masuk dalam kelompok PEREK ato PENGGEREPE???????

Anonymous said...

Bro! Napa ya lesbian/belok ne identik dengan perselingkuhan, permainan dan party sex? Jelaskan bro. Karna lo ahlinya dan termasuk salah satunya. Peace bro...

Cosmic Soulmate said...

@Anonymous: Hmm... Kayaknya yg lg dibahas Nepsong A/N CINTRONG, bukan A/ N APAPUN hehehe Harap dibaca lagi ya! Kalo atas nama APAPUN ya nggak masuk kategori kalee...

@-Another- Anonymous: Weewww... Gw... Ahlinya? Slh org kalee! Mang lo knl gw? Mang gw knl lo? Lo aja pake ANONYMOUS... Jangan2 lo kalee yg AHLINYA, makanya lo pake ID nggak jelas biar nggak ketauan kalo lo doyan selingkuh n party sex... Hayo ngaku... Hayo ngaku... Jadi lo dunk yg hrs ngejelasin ke gw Huehehehe...

Anonymous said...

oya alvi, i think the problem of lust in the name of love happen in any kind of relationship, is it right?

aku sering menemukan kasus yang sama juga terjadi pada pasangan2 straight. begitu juga dengan affair and well, sex party, private party, etc.

jadi kembali pada diri kita masing2 juga akhirnya. gimana masing-masing dari kita menyikapi perasaan dan tubuh

:D

Cosmic Soulmate said...

Sesuai dengan judulnya, tulisan ini sebenarnya hanya ingin menyoroti PERILAKU mengatasnamakan hati dan rasa sayang dalam bercinta, padahal apa yang diucapkan dan kenyataan jauh berbeda.

Anonymous said...

NEPSONG A/N CINTRONG
Q cuma tau kalau PEREK tidak punya kata CINTRONG saat NEPSONG
tapi orang yang punya CINTRONG ada hati untuk NEPSONG
kalau 2 orang NEPSONG karena ada CINTRONG, lalu yg PEREK siapa?????

Anonymous said...

Blognya pipi laris manis. Pipi, andai saja blognya pipi n visitornya pipi bisa diuangkan, wadoh pasti pipi banyak duitnya tuh. Ngerti kan maksudnya mimi? Hehehehehehe,,,

Cosmic Soulmate said...

@Qyta: Yg PEREK itu ya yg NEPSONG trus blg CINTRONG tp kenyataannya cuma di BIBIR MONYONG doang Huehehe... Kalo emang dua2nya CINTRONG trus NEPSONG, itu mah laen cerita!!! Intinya hny pada BLG CINTA KETIKA BERCINTA, SUDAH ITU GA DA REALITA... Ya cuma obok2 ajah!

Cosmic Soulmate said...

Ohya, "PEREK" hanya ibarat, poinnya pada NEPSON A/N CINTRONG, ok!

Anonymous said...

Walah. rame banget mbahas nafsu dan cinta ya...:))
Itu 2 kata yang punya makna jauh berbeda tapi memiliki ciri yang "agak" sulit dibedakan...
Kadang karena kita cinta banget2 sama seseorang, bikin kita sulit nge-bendung nafsu ke dia...
Kadang karena selalu melampiaskan nafsu ke seseorang, lama2 bisa timbul cinta juga, heheheheee...
Jadi peace ajalaaahh...mau cinta mau nafsu, asalkan tidak ada pemaksaan kehendak dan jangan norak, well...why not.??
Peace2...semuaaaa...mmmuuaachhh.!

Anonymous said...

Yup, tapi tetap pada koridor jikalau sudah tau tak ada realita ke depan SEYOGYIANYA nafsu atas nama cinta sedapat mungkin dihindari. Just my thought n perception:-) Agar diakhir cerita tak memunculkan kata KHILAF lalu MAAF.

L I O N'S said...

aaaggggggggghhhhhhhhhhhhhhhhhh.......
NAFSU...CINTROONGGGG...
itu smw akan jd 1 n gbs dpisahin...
klo soal PEREKNA tunjuk kaki ajlh ayooo ngkuuu,,,,hehehhe...peace bozzz...

klo nafsu tanpa ikatan sriuz y bs d blg PUEREKKK...but klo udh ad ikatan aplg yg udh lama y itu cuintrooonggggg...

kok yg gtuan pd prebutin she...nafsu ats cintrong ssaat itu bodoh..cintroong ats nafru jg bodoh...trz yg pinter sypa????

yg pntg smw bs d tggjwbn aj ats tindakn itu n kmbli pd jiwa msing2 gmn mnyikapina..

otre tdk k'alvi,,otre ajha dhee...hehehehe...

Cosmic Soulmate said...

@key: Walah adikku ini sdh gede tho rupanya, kok udah brani kasi komen ttg nepsong2 n cintrong2an huehehehe...

Anonymous said...

www.nepsong.com