Tanggal 8 di bulan Juli ini aku ngerayain hari jadi tiga bulanan. Agak aneh bukan, tiga bulan belum juga setahun. Apalagi kalau yang dirayain bukan jadian pacaran hahaha lha kok bisa? Lalu? Trus hari jadi apa? Sabar, orang sabar pantatnya lebar huwaa...
Tanggal 8 Juli ini hari jadi 3 bulanan cinta pada pandangan pertamaku pada perempuan yang kini masih menggelitik hatiku. OMG pasti teriak: Kurang kerjaan! Hohoho, bukan aku namanya kalau tak unik. Dan uniknya lagi, perempuan itu belum tahu soal perasaanku. Mungkin ia merasa, bahkan menduga, tapi sebelum kata itu diniatkan untuk dieja dari mulutku sepertinya ia bertingkah tak pernah ada apa-apa. Dan memang tak pernah ada apa-apa, kami hanya kerap menikmati waktu bersama. Bersenda gurau, menyudutkan, belajar, memahami benaknya dan segudang imajinasi plus halusinasi tentangnya. Hmm, dari caraku bercerita sepertinya ia orang yang istimewa, bukan?
Mem-flashback awal mula menemukan sosoknya diantara kerumunan perempuan, suara lantangnya menarik perhatianku. Dan berujung pertanyaan siapakah dia? Karena medan perkenalan kukuasai maka aku tak sungkan bertanya nama. Selebihnya kami beberapa kali bertemu muka di kesempatan rentetan kegiatan yang sama.
Dan entah bagaimana kemudian kami akrab. Mengumbar cerita, mengenali karakter dan merasakan sesuatu yang lain. Cinta kah? Aku tak akan terburu-buru mendefinisikannya, tapi aku juga tergelitik mencari tahu. Sedikit penasaran dengan hatiku sendiri. Apalagi diantara olokan teman2 kantor, memang tak kugubris, selain karena aku sendiri belum yakin.
Mari membedah hati: Ya, saya setuju itu cinta pada pandangan pertama. Itu sebelum saya tau asal usul dan segala tetek bengek tentangnya. Kalau hanya untuk dibedah sedangkal itu cukuplah cinta sampai disitu, karena ketika membaca laju hidupnya maka keesensialisanku akan membunuh yang namanya cinta pada pandangan pertama itu.
Baiklah, tetap pada dilajur hal tsb termaknai sebagai CINTA, lalu cinta yang seperti apa? Aku pernah berujar, caraku mendefinisikan cinta terbagi menjadi tiga: cinta hanya pada otaknya, cinta secara ketertarikan seksual dan cinta perpaduan otak dan tertarik secara seksual. Dalam tahap ini aku masih gamang hendak memasukkan daya tarik perempuan itu dalam kategori mana, secara otak sungguh menarik, seksual pun untuk perempuan dengan track record sepertinya aku akan mengakui ia punya sex appealing, tapi ketika hendak menceburkan cintaku pada pilihan otak dan sex appealingnya, otakku mewanti2: "No, ur love isn't that big!". Dan hatiku patuh!
Kalau ia menikmati tulisan ini, ia akan setengah mati mengumpat: "Dasar pemikir! Apa2 kok pake mikir!". Hmm, no ladies, aku memang pemikir, tapi untuk kasus ini aku akan beralasan bahwa aku ingin menempatkan perempuan itu pada porsinya terlepas dari ia juga punya hak untuk juga menempatkanku pada porsinya.
Wah kok jadi melebar ya, ini baru tiga bulan, apalagi dalam hitungan tahun??
Friday, July 8, 2011
Tuesday, July 5, 2011
JUNI DI BULAN JULI
Seperti judul film ya? Hehe judul yang kupilih setelah merindu menulis di blog ini. Ya ya ya sekarang lebih banyak berkicau di situs Social Media yang lain yang lebih mudah berkoar meski space tak lebih panjang dari 140 karakter. Tapi senangnya bisa tiap detik update dan sepertinya lupa punya ruang yang lebih lebar ini untuk berbagi...
Selain juga alasan hidup sedang semrawut. Namun tak ingin mengungkapnya sekarang. Aku ingin meletakkan kepalaku yang berisi masalah dan menggantinya dengan jempol yang menari untuk hal lain yang lebih fun. Lama tidak menerawangkan benak, agak kaku juga nih jempol...
Pun ketika hendak memulai aka meneruskan outline, pesimistik pun meradang. Ah rindu menulis, semoga mendapat pemantik yang bagus untuk mengembarakan fikiran menarikan jari dengan irama yang tak biasa...
Sudah Juli, tapi aku merasa masih di Bulan Juni, karena Juni jari jari dan otakku sedang jadi pemalas... Selamat kembali gairah menulis...
Selain juga alasan hidup sedang semrawut. Namun tak ingin mengungkapnya sekarang. Aku ingin meletakkan kepalaku yang berisi masalah dan menggantinya dengan jempol yang menari untuk hal lain yang lebih fun. Lama tidak menerawangkan benak, agak kaku juga nih jempol...
Pun ketika hendak memulai aka meneruskan outline, pesimistik pun meradang. Ah rindu menulis, semoga mendapat pemantik yang bagus untuk mengembarakan fikiran menarikan jari dengan irama yang tak biasa...
Sudah Juli, tapi aku merasa masih di Bulan Juni, karena Juni jari jari dan otakku sedang jadi pemalas... Selamat kembali gairah menulis...
Subscribe to:
Posts (Atom)