Thursday, June 20, 2013

Kalah Awu!


Berhadapan dengan perempuan itu bukanlah hal mudah. Bertatap muka apalagi, wong hanya beradu kata-kata aja aku harus memeras otak untuk menyamai.

Kalah awu, begitu orang-orang menyebutnya. Dan aku mengakui, namun bukan sebagai hal negatif karena positifnya aku jadi terpacu meningkatkan kinerja otak dengan menguatkan kapasitas. Jadi lebih pinter, itu harus!

Ada satu hal yang membedakan perempuan ini dengan singa yang kukenal, bahwa tiap 'serangan' perempuan ini bukanlah ingin mematikanku, ia hanya ingin aku menyamakan frekuensi otakku dengan otaknya, meski kadang bablasnya ia kebablasan mengerjai lalu tertawa. Tak seperti singa dengan taring dan cakarnya yang melukai, air meski ia sekuat air bah dan menenggelamkan, namun sebagai domba yang tak mau hanyut aku bertahan dengan berpegang pada ranting, sekecil dan serapuh apapun untuk tak terbawa arus.

Jadi jelas meski tergolong kalah awu, baik karena secara umur lebih tua, strata pendidikan lebih tinggi, strata sosial dan pekerjaan yang lebih mantap ia tak pernah sekalipun menyantapku dengan hal-hal semacam itu. Kalah awu yang positif, aku menganggapnya demikian. Ia hanya sedang mengeluarkan karakter bungsunya...

No comments: