Thursday, June 27, 2013

Alpukat!


Nama buah, ya kan? Lalu apa jadinya kalau bukan, dan merupakan sebuah profesi yang sedari remaja saya idolakan...

Alpukat, warnanya ijo. Buah kesukaanku hanya ketika dileburkan dengan es dan air gula dalam blender. Bukan dikoyak bersama gula lalu diaduk-aduk seperti kegemaran ibu jaman aku kecil dulu. Tapi alpukat tsb berubah terminologi di suatu siang bolong menjadi topik perbincanganku dengan perempuan itu..

"Di kantorku lagi gak ada advokat, kak!"
"Kan banyak dijual di pasar, vi"
"Hmm, beli satu donk yang kayak kakak adanya di pasar apa ya?"
"Oo kalau itu adanya di walmart di negara2 eropa. Yang di pasar kranggan aja vi. Carinya jangan yang keras, biasanya kulitnya coklat bukan ijo. Kalau keras gak bisa di jus hari ini. Harus di eram dalam beras."
"Jadi, kakak ini semacam alpukat. Bukan advokat? Ternyata selama ini aku salah mengira..."

See, how the similarity between alpukat and advokat... Kalau gak lagi ngobrol ama tuh perempuan kagak ada bahasan yang kayak gini.. Dasar alpukat!

No comments: