Huaaa... Kangeen banget nulis buat blogku tercinta ini! Maklum berapa hari sibuk ama urusan hati yang sampai hari ini belum kelar juga sih. Karena pusat pemerintahan diambil alih oleh hati, makanya masalah tak cepat tertuntaskan, berlarut-larut dan malah kian membelit otak yang semula memegang kendali.
***
Kembang yang hanya batang, tumbuh kuncup berdahan. Kupu-Kupu Kecil hinggap, temani kembang bermekaran dalam warna-warni musim berganti. Kupu-Kupu telah jatuh hati pada Kembang yang nyaris mati. Kupu-Kupu memberinya selaksa makna, namun Kembang hanya harus miliknya.
Suatu hari Kupu-Kupu memergoki Kumbang mencium Kembangnya, menawarkan keharuman berbeda. Dalam keperkasaan sengatan sang Kumbang, Kembang terhipnotis. Kupu-Kupu indah namun rapuh mengiba. Kembang hanya harus merasakan wanginya. Kembang terlalu letih menuai kenikmatan semu dari sang Kupu-Kupu, namun tak sampai hati menyaksikan Kupu-Kupu kehilangan sayap tuk terbang, bahkan tak merasakan godaan sang Kupu-Kupu dalam kelopak cintanya.
Kembang setaman dikitari Kupu-Kupu dan Kumbang tak saling berpadu dalam wewangian keabadian. Akankah?
2 comments:
Sebenarnya kembang bisa aja dinikmati oleh kupu2 dan kumbang sekaligus dalam waktu yang bersamaan...tapi kayaknya kupu2 akan sering2 mendapat sisa2 si kumbang, karena secara fisik saj kumbang jauh lebih kuat daripada kupu2, jadi yaaa...mendingan kupu2nya cari kembang yang nggak mesti berbagi dengan kumbang dech,Al...kasihan ntar kupu2nya...heheheee...
Huehehe tapi kupu2nya keukeuh ga bisa ke lain kembang gimana dunk? Sebenarnya bukan masalah kasian, asal kupu2nya ngga rese' tentu kembang ga akan tergoda oleh kumbang yang kadang menyengat namun menghasilkan madu hehehe
Post a Comment