Sunday, August 31, 2008

PENJAHAT CINTA...??

Seorang perempuan berurai airmata di ujung telepon.

"Kamu jahat padaku! Teganya kamu melakukan ini? Kamu tau, kamu pernah merasakan berada dalam kondisiku sekarang, sangat mencintai orang yang acuh tak acuh padamu, tapi kenapa sekarang kamu lakukan ini padaku? Kenapa?"

Tangis perempuan itu kian deras hingga suaranya timbul tenggelam diantara isakan dan helaan nafasnya.

Aku menggigit bibir. Ah, aku paling tak bisa mendengar, apalagi melihat, perempuan menangis. Terlebih akulah penyebabnya. Tapi jahatkah aku? Tegakah aku? Ya, aku tau betul bagaimana rasanya mencintai orang yang tidak mencintaimu, tapi sekarang masalahnya berbeda. Kenapa aku yang disalahkan atas habisnya kesabaranku untuk mencoba mengerti keposesifanmu padaku selama ini?

Kenapa AKU yang dituntut untuk mengerti perasaanmu, sedang sedikitpun KAMU tak pernah becermin untuk memahami perasaanku?

"Tidak adakah satu kali lagi kesempatan bagiku?"

Kesempatan? Bukan sekali dua kali hal ini terjadi! Sudah kesekian kalinya dan hanya berkutat pada masalah ini-ini saja, lalu kesempatan seperti apa lagi yang kamu inginkan? Jerit batinku.

"Mudah sekali kamu menemukan penggantiku, makanya kamu bisa bersikap seperti ini padaku dan tak memerdulikan perasaanku sedikitpun!"

Alisku berkerut. Kenapa masih aku yang dipersalahkan ketika aku menemukan orang-orang baru setelah hubungan yang telah berakhir?

"Kamu memang benar-benar penjahat cinta!"

Tak ada lagi lirih dalam kata-katanya, berganti kalimat penuh dendam. Dan yang paling dahsyat, sorenya perempuan yang sukses membuatku hidup tak seratus persen genap alias rada-rada blank seharian ini karena tak tega memikirkan perasaannya, terbahak, seolah lupa akan tangisnya pagi tadi.

Lalu, siapa yang lebih layak disebut PENJAHAT CINTA?

2 comments:

Anonymous said...

Betul Al...gw juga kayak gitu...apabila sebuah keadaan atau seseorang sudah tidak lagi membuatku nyaman dan gw udah berusaha sekuatnya untuk membuat yang tidak nyaman itu menjadi nyaman tapi nggak berhasil juga...aduh, mendingan cabut dech...bye-byeee...:)

Cosmic Soulmate said...

Kalo cabutnya langsung capcus gitu aja seh enak, tapi penjahat cinta satu ini waduh... No Komen deh!