Sunday, August 3, 2008

Hanya Inginku

Miris kutatapmu berbalut duka
Sendu tiada daya
Kau tegarkan saat ingin sapa
Tanpa ekspresi, tanpa kata
Ku tak tau kan berujar apa

Terpekur sendiri berjubah sepi
Gugah emosi raba simpati
Manik mata itu ... Sunyi
Tak berisi
Bersandar di dinding kering, pucat pasi

Meski naluri ingin berkata:
Kan kuberikan dada tuk hapus lara
Bila sanggup ingin kurasakan jua
Bagikanku lara yang sama
Namun aku bukan siapa-siapa
Hanya pemuja cinta berkelana

Kutinggalkanmu
Kendati tak rela kalbuku
Ekor mataku menatapmu...
Menatap kehampaan di wajah kecil itu
Menatap kekosongan matamu
Dan harap angin kan hembuskan pesanku
Jabarkan wewangian yang mati bisu
Tak pernah terucap kelu lidahku
Aku menyayangimu...

Kan kutanam setumpuk impian asa
Moga kelak berbuah nyata
Mengapit pagi dan malam bersama
Walau untuk sehari saja

No comments: