Cinta ini tak akan mungkin memudar,
Kata hati tak akan mungkin berubah, jadinya, karenanya...
Potongan bait lagu yang sejak beberapa hari lalu kerap terngiang di telingaku. Tentang hati, lagi!
Awal bulan ini oksitoksinku sedang produksi berlebih. Ia menggenjot otak sampai ke aliran darah untuk mengecap fungsi hormon itu. Bukan pertama kalinya begini sih, tapi untuk sepanjang tahun 2011 bersama lika-liku asmaranya, ia paling dominan akhir-akhir ini. Biasanya, ia berproduksi tak sampai meluber, cukup pada porsi hati, lalu ketika ia akan merambah struktur otak tempat ia bernaung, ia sudah dieliminasi logika.
Untuk sekarang, sepertinya sedang lain cerita. Meski hati sendiri sudah lumayan hilang dari bius oksitoksin, ya hati saya tumben2an berlogika bahwa oksitoksin ini beracun. Eh kok malah otak membuat keajaiban; dalam membantu proses recoverynya hati, logika saya malah ganti menyuruh hati untuk tetap berfungsi selayak organ tsb, bukan merebut wilayah otak. Dan support otak yang mengejutkan ini diamini hati, meski tak dibarengi dengan oksitoksin. Memang, ada sisa oksitoksin, namun ia sedang mogok produksi. Semoga support logika mampu menyuplai apa yang tak diberikan komponen otak pembangkit dan pengelola taman bunga di hati saya agar tak memudar.
No comments:
Post a Comment