Itulah kata yang bisa kuucap setelah mess and destruction yang aku buat. Tak ada yang kusesali, meski sudah membuat kekonyolan. Namun proses dan tahapan mengucap itulah yang kemudian kuresapi sebagai sebuah "kemajuan" dalam perjalanan hatiku. Sekali lagi memang bukan hasil akhir yang ingin ku tuai, kepuasan batin ketika kelegaan perasaan kemudian menyeruak diantara benih-benih hati yang mulai tumbuh.
Ya, hasil akhir memang tak mulus. Itu pun sudah kusadari dari awal. Berucap punya hati pada seorang heteroseksual kuyakini tak akan mendapat ending yang menyenangkan. Namun proses perdebatan seksualitas usai getar hati dan disusul sikap-sikap yang tak terduga, lesson learn yang bisa ditarik dari bab perjalanan hatiku yang ini adalah cara yang lebih tepat untuk bertahap mengungkap dan menyibak apa kata hati.
I already do it, then I decide to push DEL and start with NEXT button... Tak ada kata menyerah...
No comments:
Post a Comment