Thursday, November 1, 2012

Mengapa kloset inspiratif?


Gemericik air di kamar mandi adalah bunyi yang mengandung sumber inspirasi terbesar buatku. Mendengar luber air yang membasahi celah jari hingga dinginnya menusuk menembus pori-pori kulit kian menerbangkan ujung-ujung syaraf di otakku untuk memainkan kata-kata yang didansakan ibu jari dengan begitu lincah.

Kadang tak sadar hampir setengah jam duduk dengan posisi yang sama. Baru saat semut-semut tak nampak bernama kesemutan merambah telapak kaki hingga kaku untuk digerakkan barulah tersadar harus berganti posisi atau menyudahi kekakuan ujung-ujung kaki dengan menyiramkan air dingin, menunggu sebentar agar kaki kembali lemas dan benar-benar menyudahi aktivitas gemericik air nan inspiratif ini.

Membandingkan ketika aku menyalakan laptop, lalu duduk di depannya dengan halaman putih kosong terbentang, aku yakin setengah jam berikutnya paling maksimal aku cuma akan dapat satu paragraf, itu pun kalau ada inspirasi. Tetapi dengan membuka notepad hape, baik menulis judul baru maupun nerusin judul lama, sepersekian menit berikutnya kata demi kata lancar mengalir, mau sambil leyehan habis bangun tidur atau di kloset.

Makanya kalau disuruh mengarang dadakan, aku bukannya akan membuka laptop dan menulis, tetapi membuka notepad hape dan menarikan jempol. Menulis manual dengan tangan dulu kulakukan sebelum menggunakan hape, tetapi keseringan otakku lebih cepat daripada tanganku sehingga ide atau pokok pikiran yang hendak kutulis kadang terlewat tak semuanya tertuang.

Pada intinya, mari menulis! Memakai hape jelas akan mudah dapat dilakukan kapan dan dimana saja. Hanya perlu menyempatkan waktu. Ya, waktu itu yang mahal di hari-hari hidupku saat ini!

No comments: