
Jika Anda berpikiran bahwa apa yang kutulis adalah tentang perjalanan atau bepergian, aku jamin Anda akan salah besar.
Semalam aku menonton Sparkling Luna dalam Just Alvin di MetroTV. Ia bercerita tentang ayahnya yang berpulang ketika ia berumur dua belas tahun. Kedua orangtuanya sering bergantian travelling, hingga saat ayahnya menghadap Yang Kuasa, ia berfikiran bahwa ayahnya sedang travelling, bepergian kemana dan nanti pasti akan kembali. Hingga ketika dewasa tersadar bahwa sosok ayak tak akan pernah hadir dalam hidupnya lagi.
Adalah sebuah cerita yang sama seperti yang dirasakan ibuku. Ayah, sejak kami pindah ke rumah Eyang dari garis keturunan ibu, memang hampir jarang ada di rumah. Tapi bukan travelling layaknya yang ayah Luna lakukan. Tanggung jawab pada keluarga yang membawanya dengan segala upaya serta bagaimana pun caranya mengumpulkan pundi-pundi rupiah meski ia sadari betul fisiknya tak terlampau kuat untuk melakukan pekerjaan berat. Namun semangatnya selalu menyala. Setiap orang mempunyai ketidaksempurnaan, semangat membara itu adalah aset positifnya. Aku tak akan mengulik hal negatif yang kadang menyusupkan penyesalan kenapa aku harus termakan kemarahan atas negatif yang ia punya yang sekarang sungguh ingin kutebus dengan mengutip semangat yang ada pada dirinya.
Dan balik soal travelling, sama seperti pemikiran Luna akan ayahnya, ibu juga berpenafsiran sama. Ayah sedang travelling dan esok akan kembali muncul bersama positif dan negatif yang melekat padanya, namun nyatanya ia tak akan pernah menampakkan batang hidungnya lagi. Dan hal tsb yang selalu menyesakkan dada ibu selain kepergian ayah dalam rengkuhan tangannya yang akan selalu merekat dalam benaknya.
Ada satu hal positif yang kucerna dari Luna. Tentang Fighting Spirit. Aku mungkin tak terlalu tangguh, namun akan selalu berusaha agar semangat juang itu memenuhi segenap hentakan nafas dan perbuatanku. Yang telah pergi memang tak akan kembali, namun perasaan bersalah, kekurangan dan mungkin penyesalan adalah senjata yang bisa kita gunakan untuk membalikkan hal-hal negatif tsb menjadi keadaan yang bahkan lebih baik.
No comments:
Post a Comment