Friday, July 26, 2013

Label, Mendadak Super Penting!


Ada seorang perempuan yang akhir-akhir ini menarik perhatianku. Bukan cuma wajahnya, tetapi lebih spesifik isi kepalanya. Sudah rahasia umum kalau aku memang cenderung akan langsung nyala radarnya ketika bertemu dengan orang-orang berbakat dan cerdas. Begitu juga dengan perempuan ini...

Awalnya aku terkesan dengan beberapa hasil bidikan dan sensitifitas gambar karyanya. Ya, aku memujinya. Tau sendiri kan aku hampir tak pernah memuji orang kecuali aku memang benar-benar impressed dengan karya yang artinya non-fisik dari seseorang.

Lalu muncullah interaksi-interaksi kecil itu.. Dan kupikir merupakan awalan yang bagus. Dan aku kemudian juga tertarik pada satu hal... Label!

Andro atau femme sih? Aku memang hanya bertanya-tanya sendiri. Secara penampilan ia berubah-ubah tapi cenderung androgini. Tapi kalau mendalami isi kepalanya, aku malah berpikir ia buci inside (dan parahnya aku sering jatuh hati dengan perempuan yang punya prosesor begini). Tapi pertanyaanku yang paling besar adalah soal Label-nya! Iya, label, pasti ngga percaya kan? Aku juga bukan tipe mengkotak-kotakkan orang, aku paling anti ama yang namanya pelabelan. Tapi bukan berarti aku sedang menjilat ludahku sendiri. Aku hanya curious to know!

Terserah mau disebut apa, namun tetap tidak akan mengalahkan rasa penasaranku akan label apa yang ia akui sebagai stempel yang melekat atas pribadi, perilaku, pemikiran dan penampilannya.

But believe me, kian penasaran kian tak menemukan jawab. Metode yang kugunakan boleh dibilang baru, aku memang penasaran tapi aku mencari diam-diam meski menemui kesia-siaan. Malah parahnya, ada jeda yang kian lama kian panjang. Entah bagaimana dan apa pemicunya. Perempuan itu masih menyisakan tanda tanyaku tentang labelnya. Satu dua kali dari yang terbaca tentangnya, ia tak seperti yang kukira. Label menjadi tak penting dalam dunianya dan label yang awalnya juga menjadi maha penting untuk tersurat bukan hanya tersirat yang kadang masih melintasi benakku kini sedikit demi sedikit terkuak.. Bukan tentang penjabaran apa labelnya, tetapi bahwa label menjadi super tak penting!

Ia hanyalah ia yang kadang androgin kadang feminin bahkan tak jarang memakai asesoris maskulin. Ia adalah ia yang menyukai kerumitan daripada kemudahan. Pun ia ya ia yang bahkan dengan label maha penting itu tak pernah bisa digunakan untuk mendeskripsikannya dalam satu kotak tertentu. Ia akan menjadi ia yang akan senang bersekutu dengan misteri yang bukan sengaja ia ciptakan, namun sudah mendarah daging dalam aliran hidupnya. So, label, hell ya, I don't need it as long as I keep straight forward for what's the main purpose since beginning...

Are you femme, androgin or perhaps bisexual, got no business done with that stuffs! Sejak bingkai moment dan temali kata cerita telah membuatku jatuh untuk mencinta...

No comments: