Tuesday, July 2, 2013

Kesel sih, tapi...


Buntut dari bete yang tak kunjung padam ini sudah menginjak hari kesekian. Tak juga memudar, meski aku tak menabuh genderang perang, kami hanya saling mendiamkan.

Hingga ia benar-benar merealisasikan permintaanku, namun tetap kugarisbawahi sebagai pertolongan yang TERLAMBAT. Meski ia mengawali dengan sebuah kata maaf tapi gondokku gak bisa serta merta ilang sekejab. Tadinya aku sengaja tak hendak berterimakasih dan akan tetap mendiamkannya, namun entah darimana ada yang mendorong jemariku mengetikkan ucapan terimakasih dengan mengindahkan keterlambatannya.

Entahlah, ada ruang di kepalaku yang mikir aku ga boleh memperlakukan perempuan itu seperti perempuan-perempuan sebelumnya yang atas nama keegoisanku gak bakalan cepet-cepet maafin 'kesalahan' orang. Yang ini jelas lain, ada yang membisik bahwa ia sudah baek mau membantu, jangan menghitung keterlambatannya tetapi niat baiknya membantuku. Maka begitulah aku padanya.. Menyenyumi lakuku yang tak biasa!

No comments: