
Tempat yang sama, orang yang sama dan perasaan yang kurang lebih sama. Hanya hatinya yang tak lagi sama...
Tuhan, aku benar-benar mencintainya! Gerutuku pada Tuhan. Gerutuan dalam palung terdalamku seraya batinku mengais telepati pada hatimu. Akh, aku tak perlu mengadu pada Tuhan, Ia tau betul perasaanku dan Ia jelas-jelas yang mengkreasikan kerumitan hal-hal yang tak bisa kumiliki yang Ia jalinkan pada temali bernama garis takdir.
Aku -masih- mencintainya! -Dan cukup itu saja-
No comments:
Post a Comment