Kadang saya bertanya kepada diri sendiri, apa saya sedang mellow ya kok jadi muntah semua gini rangkaian hati yang dulu kayaknya kesumbat entah apa pokoknya gak pernah bisa terhempas keluar.
Kalau pengaruh hormonal ya menurutku sih bukan waktunya, apalagi jadwal bulanan emang gak pernah tepat waktu haha jadi pengaruh hormonal adalah reason sedikit gak wajar hehe.
Mellow karena terbawa perasaan. Ini juga gak deh kayaknya! Maklum deadline dari Desember baru bisa longgar dua hari lalu dan otomatis gak ada waktu buat bawa2 perasaan segala. Dan lagian neh, ketika fungsi otakku full akselerasi maksimal melototin layar laptop kayaknya udah ga sempet mikir perasaan.
Mmm, atau karena sibuk itu sehingga ketika agak longgar sekarang jadi ada waktu untuk buang sampah pikiran, perasaan maksudnya, hehe. Gak juga ya, awal2 saya kenal dia juga lagi longgar jadwal saya tapi kenapa ga ada hasrat pengen nulis?
Hayo, dari sekian alasan kok ga ada yang bisa dicerna dan dijadikan alasan untuk validitas kenapa saya kini berhasrat menuliskan kamu. Rindu? Dulu juga selalu rindu. Kehilangan? Kayaknya saya juga sudah sembuh, sudah bisa melihat dari sudut pandang yang berbeda, baik secara logika dan perasaan. Atau karena sudah mati rasa? Sehingga kata-kata tak lagi dirasa, hanya terungkap sebagai barisan bahasa saja. Tidak juga, sesiangan tadi saya agak kelimpungan dengan rindu saya usai tak sengaja menemukan gambarnya di jejaring sosial si emak2 anak tiga itu.
Waduh, kok kompleks ya, haha serumit saya ya... Padahal kalau dicerna dari atas, apa sebenarnya ujung pangkal judul tulisan ini... Pastinya negesin satu hal; saya sedang tidak mellow kok! Bukan juga karena tadi pagi habis baca artikel di yahoo bahwa menulis minimal 15 menit sehari bisa menurunkan berat badan haha *terobsesi kurus? Tidak juga haha.
03:26, Wed 11-Jan-2012
No comments:
Post a Comment