Thursday, January 12, 2012

Cerita Hati Yang Lain

Ini tentang perempuan yang juga pernah membuat logika saya tak bertaji....

Saya beberapa kali bertemu dengan teman mainnya dan setiap ketemu selalu membahas tentangnya. Awalnya saya tak menyangka si teman yang saya kenal ini ternyata cukup dekat dan mengenal baik perempuan itu, dan... ternyata juga diceritani soal aku.

Kaget juga sih, kok aku baru tau si teman ini dapat copian cerita kami tapi versi perempuan itu. Padahal kupikir saya tidak sedekat itu dengan si teman ini. Walhasil, saat itu akhirnya dia mendengar cerita tentang kami tapi versi saya, yang kemudian terdapat perbedaan sudut pandang dan ada beberapa cerita yang "sengaja" ia hilangkan demi "kepentingan" sudut pandang tadi. Aku sempat ngakak juga sih kenapa harus menghilangkan bagian cerita demi dipandang seolah2 saya lah yang "aktif". Ah, dia kadang lucu memang. Dan si teman ini bukan sedang kucekoki versiku, tapi aku bercerita sesuai struktur advokasi bernama kronologi. Kalau mau beralibi pun, maka harus konkrit tidak ada penghilangan cerita.
"Ternyata ada beberapa cerita yang tidak ia ceritakan ya..."ujar si teman.
Ditambah ternyata banyak juga kesalahpahaman diantara kami, apa yang menurutku biasa2 saja ternyata dianggap perilaku menjengkelkan dan mengekang buatnya, sedangkan apa yang menurutku nyebelin dari perilakunya, menurutnya itu hal biasa. Hmm, kembali soal point of view yang ketika hubungan kami terjalin tak pernah sedikit pun terkomunikasikan. Baru dari si teman ini yang kemudian membongkar, meski boleh dibilang "terlambat".

00:37, Thu 12-Jan-2012

No comments: