Menautkan satu demi satu wajahmu dalam sebuah bingkai, aku mulai meredefinisi wajahmu mirip seseorang, tapi siapa... Sangat familiar di ingatanku... Dan ternyata potret kembaranmu itu memang sudah ada di laptop. Ya, ternyata wajahmu serupa pemain bulutangkis nomer wahid China setahun lalu. Dan aku pun ngefans ama neh atlet, makanya kemarin ketika dipertemukan denganmu, sepertinya sudah sangat mengenal wajahmu.
Hmm, kebiasaanku mungkin ya, menyamakan wajah hahaha benar sih karena hampir tiap orang yang kukenal selalu tak luput dari kata "Eh, sepertinya kamu mirip si Ini deh!". Bahkan saking seringnya begitu ada pihak yang komplain: "Kayaknya gak mirip deh!" atau "Apanya yang mirip?" Ya bagiku mirip kan tak harus seratus persen, cukup sekali lihat saja hehehe
Beralih pada si kembaran atlet, ya ia memang tak seputih langsat si atlet, tapi mungil bibir, bingkai senyum, dan bentuk wajahnya nyaris mirip. Tapi sekali lagi ini hanya subyektifitasku saja. Aku sih percaya tiap orang punya "kembaran" di muka bumi, tak harus identik, paling tidak serupa lah. Atau paling tidak keberuntungannya serupa si Wang Yi Han, pemain bulutangkis nomor wahid itu lah!
No comments:
Post a Comment