Kalau kau menyukai seseorang maka biasanya kau akan mencoba untuk lebih dekat, meng-sms klise yang penting bisa komunikasi dengannya atau apalah yang bisa membuat ia menemani hari-harimu. Tapi tidak buat aku kini! Aku menganggap bertumbuhnya perasaan ini sebagai sebuah keanehan! Sungguh, aku tak berusaha dan mengusahakan apapun untuk meraihnya! Bukan karena ia tak istimewa. Kalau boleh dibilang, aku menginginkannya dengan segenap jiwa, tapi entahlah, sepertinya otakku membangun tembok Berlin di sepanjang aliran syaraf hingga hati mungkin tak sanggup memanjatnya.
Mungkinkah trauma? Ya ditolak atau diterima itu konsekuensi. Tapi mungkin kegagalan demi kegagalan asmara masa lalu mengguratkan sedikit banyak trauma yang mempengaruhiku dalam pengambilan keputusan. Aku telah sepenuhnya melangkah ke depan, hanya kadang bayangan akan jatuh lagi, sakit lagi, mulai dari awal lagi, hal tsb yang masih mengkonstruksi hebat di pemikiranku untuk lebih dan teramat lebih berhati-hati. Namun aku sungguh menikmati setiap perasaan yang bertumbuh dalam satu persatu hari yang tercipta...
No comments:
Post a Comment