Aku kecanduan! Oh no! Bukan kecanduan drugs or something bad seh -dan berharap jangan sampe lah- hehe tapi kecanduan satu ini hampir mirip sakaunya kalo gak keturutan ahahay alay hehe
Aku tercandu untuk setiap malam bercengkrama menikmati kata-kata. Hmm, kenapa jadi tak baik? I dont know, tapi benar tak baik kan kalo berlebihan. Terluap dan cepat menguap. Maklum, juga agak pembosan hehe agar tak cepat bosan kadang aku membiarkannya berlalu di selayang mata. Hmm, serba salah ya, tak ada dirindukan, kalau ada dilewatkan. Tau sendiri aku juga model orang gak suka basa basi, daripada garing mendingan mendiamkan.
Tapi kecanduan ini juga lama-lama gak akan baik. Yup, aku percaya semua telah digariskan tinggal dilewati. Beberapa kali aku mengandalkan jurus balancing. Keseimbangan tawa. Jadi inget ketika masa SMU dan suka ama adik kelas -yang sampai sekarang dah kayak sodara sendiri-. Persis rasanya kayak gini. Ah, mang lagi fall in luph gini bikin berasa kayak anak SMU kali ya? Dan pepatah yang kugunakan saat itu juga sama, bahagia yang terlalu berlebihan mengakibatkan akhir yang tidak menyenangkan.
Kau memang mencandu. Mencandu ingatanku tuk selalu mengingat tiap detil darimu dalam detakan waktu nafasku. Aku tak pernah menilai seseorang sempurna, tapi kau cukup sempurna dalam ketidaksempurnaanmu. Sudah ya, udah mulai sakau neh!
No comments:
Post a Comment