Wednesday, March 10, 2010

MASA ITU SUDAH LEWAT...


Aku pernah berujar, sekuat apapun kau berniat bahkan memakai cara apapun untuk menghancurkanku, tetap aku akan berdiri dengan senyuman setegar karang dan kian kokoh menangkis deras ombak yang kau hantamkan.

Aku tak sedang pongah atau bahkan takabur. Bagiku, masa untuk meladeni cerita-cerita usang yang masih kau taburkan kepada dunia maya telah usai. Bagaimana melenggang ke depan mengisi lembaran putih yang tak pernah ku tahu kelak akan berwarna apa, telah siap kujajal.

Pagi itu, entah kenapa aku ingin sekali mengecek akun jejaring sosial yang hanya kugunakan untuk teman2 SMU, teman2 kost, saudara juga beberapa teman kerja selama di Jakarta dulu. Kurang lebih dua bulanan akun itu tak terjamah. Dan betapa dibuat terkejutnya aku ketika menyusuri status teman2 yang terpajang di sana. Komentar "sahabat" orang dari masa lalu yang selalu tiap saat "mempopulerkan" namaku di jejaring sosial dunia maya miliknya ternyata kini merambah wilayah teman kerjaku di Jakarta yang notabene seorang straight dan tak pernah tahu orientasi seksualku. Terus terang aku shock, bukan karena ketakutan orientasi seksualku akan terbongkar, tapi shock bagaimana bisa si pelaku kejahatan dunia maya itu punya nyali untuk mencekoki temanku yang lain setelah ia tak berhasil menebar racun fitnahnya pada teman2ku di jogja dan seluruh penghuni dunia maya yang ada di friendlistku.

Aku memang lantas mengkonfirmasi kepada teman di Jakarta itu. Seperti yang sudah2, aku tak pernah melarang bahkan mempersilahkan kalau teman straightku itu masih berakrab ria. Ia sebenarnya hanya ingin mengkritisi perempuan beranak satu yang mencekokinya itu.

Sekali lagi, setelah beratus-ratus kali, usaha pencekokan itu tak menuai hasil. Sekedar catatan, alangkah mulia seorang ibu jikalau memiliki hati untuk memaafkan daripada mengumbar benih kebencian yang tiada berujung. Kalau kau merasa aku mempunyai kesalahan besar padamu, maka berbesar hati lah untuk memaafkan dan menapaki hari baru yang telah sekian lama berganti. Masa itu sudah lewat...

No comments: